Plus Minus Mengunakan Kontruksi Atap Baja Ringan

pavingsobo.com-Konstruksi baja ringan merupakan bagian yang hampir tidak terpisahkan dari proses konstruksi. Salah satu jenis konstruksi baja ringan yang paling umum adalah konstruksi atap baja ringan.

Konstruksi atap tunggal ini menjadi alternatif konstruksi atap kayu karena menawarkan banyak keuntungan. Jika Anda memilih baja ringan yang memenuhi standar SNI, bisa dipastikan konstruksi Anda awet dan tahan lama.

Nah, jika Anda tertarik untuk membangun atap metal ringan, simak dulu ulasan berikut ini untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya!

Apa itu atap baja ringan ringan?

Baja ringan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses konstruksi. Bahan bangunan yang terbuat dari campuran seng dan alumunium memiliki banyak fungsi. Namun, baja ringan sering digunakan sebagai sistem atap rumah atau bangunan lainnya.

Baja ringan dikenal sebagai pilihan yang lebih tahan lama daripada kayu. Dalam proyek konstruksi, selain menggantikan fungsi kayu pada umumnya, baja ringan dikenal lebih awet karena material yang satu ini tidak dimakan rayap.

Dengan meningkatnya penggunaan baja ringan dalam proses konstruksi, berbagai produsen baja ringan yang memenuhi standar nasional Indonesia dapat memenuhi kebutuhan Anda akan material yang berkualitas dan andal.

Apa keuntungan mengunakan atap baja ringan?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, atap metal ringan menjadi alternatif penutup atap kayu. Dalam hal ini, logam lunak menawarkan banyak kemudahan yang tidak bisa diberikan oleh kayu.

Inilah yang dia gunakan. Atap logam sederhana Menjadi lebih populer daripada penutup langit-langit kayu.

Aluminium dan seng digunakan sebagai elemen dasar untuk membuat bahan logam lunak. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak pabrikan baja ringan yang menambahkan paduan lain untuk meningkatkan kualitas material. Sedangkan untuk aplikasinya, rangka baja ringan sering digunakan untuk bahan konstruksi atap.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mengaplikasikan baja ringan sebagai material konstruksi atap, berikut beberapa keunggulan dari material tersebut!

Memiliki bobot yang ringan

Seperti namanya, baja ringan memiliki bobot yang ringan. Berat baja ringan sekitar 9kg/m2.

Anda dapat dengan mudah mengangkut dan mengolah bahan ini di ketinggian, misalnya di atap. Selain bobotnya yang ringan, baja ringan juga relatif mudah ditekuk atau dipotong, misalnya dari baja atau logam jenis lain.

Instalasi mudah

Seperti namanya. Cara memasang atap metal ringan Memasang atap metal relatif mudah. Bobot baja ringan di kisaran 9 kg/meter persegi tidak membutuhkan banyak tenaga untuk memasang rangka baja ringan.

Memiliki daya tahan yang baik.

Dari segi kekuatan, Kekuatan baja ringan Lebih baik dari kayu. Jika kayu terkena pelapukan akibat perubahan kondisi cuaca, baja ringan agak lebih kuat. Selain itu bahan ini tahan terhadap rayap dan tahan terhadap korosi sehingga tidak mudah rusak.

Meski sederhana, konstruksi rangka atap metal yang ringan untuk atap bangunan ini juga tidak mudah menyusut atau memuai lho.

Desain gazebo dengan logam ringan Menggunakan baja ringan adalah yang terbaik untuk daya tahan gazebo Anda. Bangunan gazebo semakin kokoh, tidak menyusut.

Mudah dihubungkan dan diformat

Selain bobotnya yang ringan, material jenis ini memiliki tingkat kelenturan yang baik. Terutama ketika Anda ingin menghubungkan logam lunak. Karena itu, Anda bisa menggunakan logam lunak untuk membuat bentuk atap yang diinginkan. Dengan cara ini, pasti akan memudahkan Anda dalam membangun desain rumah yang lebih menarik.

kuat terhadap tekanan atau beban

Meskipun baja ini memiliki bobot yang ringan, namun baja jenis ini memiliki kekuatan yang lebih dibandingkan dengan baja biasa.

Dibandingkan dengan jenis baja lainnya, baja ringan memiliki fleksibilitas yang tinggi. Ini sangat memudahkan Anda untuk membentuk baja ringan sesuai keinginan Anda.

Selain keuletan, baja ringan memiliki kekuatan tarik yang kuat. Baja ringan sendiri memiliki kekuatan tarik sebesar 550 MPa.

Dapat digunakan kembali

Baja ringan bersifat fleksibel yang digunakan untuk apa saja selain rangka atap rumah Anda. Anda bisa menggunakan baja ringan untuk bagian lain dari konstruksi rumah Anda, seperti pondasi.

Kualitas dan bentuk yang konsisten

Karena baja ringan merupakan produk proses pabrik, maka memiliki kualitas dan bentuk yang konsisten. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir dengan bentuk dan kualitas yang berbeda saat menggunakan baja ringan dalam konstruksi Anda.

Apa kerugian dari rangka atap baja ringan?

Sepintas, baja ringan mungkin tampak seperti bahan yang sempurna. Namun, ini tidak benar. Ada beberapa kelemahan yang harus diperhatikan sebelum memutuskan menggunakan baja ringan, salah satunya adalah mudah tertiup angin.

Tentunya tidak ada bahan bangunan yang 100 persen sempurna artinya tidak memiliki kelemahan. Barang logam lunak, beberapa di antaranya ada di sini Kurangnya besi lunak Anda akan menemukannya digunakan sebagai rangka atap rumah.

Terkena angin

Seperti disebutkan sebelumnya, rangka baja ringan memiliki bobot yang lebih ringan daripada logam biasa lainnya. Terkadang bobot logam ringan ini bisa lemah untuk bahan konstruksi.

Anda sebaiknya tidak menggunakan atap logam ringan untuk bangunan yang dibangun di daerah dengan angin kencang atau sering terjadi badai. Alasannya tentu bahan-bahan tersebut mudah hancur oleh angin yang besar.

Harganya akan mahal

Di balik sifatnya yang ringan dan keunggulan yang ditawarkannya, atap metal ringan memiliki harga yang relatif mahal. Ini dapat membuat penggunaan atap logam ringan menjadi tidak praktis bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas.

Biasanya harga baja ringan dihitung per 6 cm yang bisa dibeli mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 100.000. Biaya material ditentukan oleh Nama merek baja ringan.

Kurang cantik

Dapat dikatakan rangka baja ringan pengganti kayu tidak memiliki sisi atau potensi estetika seperti kayu. Berbeda dengan rangka kayu yang bisa diekspos untuk memperlihatkan sisi estetikanya, baja ringan harus disegel rapat untuk memaksimalkan fungsionalitasnya.

Untuk itu, atap metal yang ringan sebaiknya ditutup dengan atap. Tujuannya jelas agar plafon lebih indah dan tidak berantakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *